6 Tips Entrepreneurship di Bisnis Event Organizer

6 Tips Entrepreneurship di Bisnis Event Organizer

Ramainya perubahan usaha di Indonesia membuat makin menjamurnya beberapa macam usaha yang bergerak di bidang jasa. Diantaranya yang dipandang bisnis yang menjanjikan ialah bisnis Event Organizer. Kenapa bisnis EO ini dipandang menjanjikan?

Ini tidak terlepas dari jumlahnya klien seperti organisasi, institusi atau susunan penduduk yang lain yang ingin membuat satu acara tetapi tidak mau ribet dengan persiapannya. Client itu akan menyerahkan persiapan event ke pihak EO dengan keinginan akhirnya semakin lebih bagus dibanding bila ditangani sendiri. Peranan EO sendiri di sini sebetulnya lebih menjadi business mitra.

Mungkin ada dari kalian yang ingin mempunyai usaha di bidang EO, tetapi masih tetap bingung bagaimana cara mengawalinya. Berikut enam panduan untuk mengawali usaha Event Organizer:

1. Mencari Pasar atau Sasaran yang Dituju

Sebelum mengawali usaha EO, tetapkan terlebih dulu target pasar manakah yang akan dituju. Ada beberapa macam pasar Event Organizer bergantung potensi dari si penyedia.

Dari mulai beberapa hal kecil seperti event pernikahan atau seminar kecil ala universitas sampai ke beberapa hal yang begitu besar seperti konser bertaraf internasional, pameran-pameran kerja atau perusahaan. Diluar itu juga bisa acara-acara yang bertaraf organisasi misalnya munas, rapat kerja nasional serta yang lain.


Baca Juga : Inilah 7 Tipe Karyawan yang Tidak Disukai Atasan

2. Bentuklah Team yang Kuat

Keberhasilan satu event tidak terlepas dari beberapa orang yang ada di baliknya yakni beberapa kru dari event organizer. Bila cara kerja mereka bagus jadi event itu akan berjalan mulus. Setelah itu banyak klien yang bersedia untuk mereferensikan pihak lainnya untuk memakai jasa event organizer kita, demikian juga demikian sebaliknya jika jelek.

Langkah mencari team yang solid dapat disebut cukuplah susah. Kita mesti temukan beberapa orang yang mempunyai misi serta visi yang sama juga dengan apakah yang kita kehendaki. Team yang solid juga tidak mesti mempunyai jumlahnya personel yang banyak. Potensi manajerial yang baik adalah perihal sebagai nilai lebih dari team.

Tim yang mempunyai kemampuan yang sama dengan yang diperlukan bisa jadi nilai lebih sendiri sebab bisa mengefisiensi biaya. Misalnya saat membuat suatu event seminar nasional di mana diperlukan seseorang MC, jadi kita tak perlu ribet untuk mencari sebab ada dari salah satunya team yang andal dalam MC.

3. Memperbanyak Jaringan atau Rekanan
 

Event Organizer menjadi penyedia jasa untuk bikin satu acara bukan saja mesti mencari klien tetapi bisa saja klien yang akan mencari event organizer. Dalam mencari klien ada pentingnya untuk perbanyak jaringan atau rekanan. Relasi di tempat ini begitu penting sebab kita dapat belajar dari mereka.

Perumpamaannya saja, kita dapat bekerja bersama dengan percetakan yang nanti dapat membuat bahan-bahan promo dengan harga yang begitu murah. Anda dapat juga bangun rekanan dengan beberapa orang penyedia tempat seperti hotel, gedung serbaguna, auditorium serta yang lain.

4. Membuat Langkah Kerja yang Konkrit

Tidak hanya mempunyai team yang kuat dan memiliki banyak rekanan, kemampuan untuk lakukan perihal secara detail serta membuat inspirasi yang kreatif sangat diperlukan. EO mesti membuat run down acara yang berisi tehnis acara serta semuanya yang dibutuhkan saat acara itu.

Dalam run down itu, akan dapat didapati skenario acara dari detik ke detik tersebut semua peralatan yang diperlukan. EO butuh pastikan tersedianya semua peralatan yang diperlukan sebelum event diawali. Bukan sekedar itu saja, semua peralatan itu mesti ditest terlebih dulu hingga dapat berperan secara maksimal.

Tidak hanya potensi yang detil, inspirasi kreatif dari EO juga jadi nilai lebih sendiri. Inspirasi kreatif dibutuhkan untuk membuat acara nanti lebih terkesan serta menarik.


5. Miliki Jiwa suka Mengatur satu Acara

Kamu mesti jadi seorang yang menyukai berhubungan, senang bercakap, sharing, dengarkan kemauan orang yang lain, serta mempunyai kemauan wujudkan yang diimpikan tiap-tiap orang yang berlainan. Masalahnya beda orang, beda juga persepsi atau keinginan untuk acara mereka.


Baca Juga : 5 Cara Mudah Mengajarkan Tentang Uang Kepada Anak

6. Modal

Untuk mengawali bisnis Event Organizer, kita harus juga mempersiapkan modal yang tidak dikit. Dari mulai bagaimana mengatur legalitas dari usaha, lantas menyewa kantor yang masih, penyediaan alat-alat kantor serta mengelola keuangan karyawan. Akan tetapi ada saatnya dalam mengawali bisnis ini dapat dengan modal dikit. Bagaimana caranya? Ya dengan memakai sponsor sama dengan rekanan yang kita miliki.

Apa kamu tertarik untuk mengawali bisnis event organizer ini satu hari kelak?. Selamat Mencoba!

Belum ada Komentar untuk "6 Tips Entrepreneurship di Bisnis Event Organizer"

Posting Komentar